...ini dia...



Me and my lovely Langit... Masih di RS, jadi masih pake seragam deh hihihih... Ini pertama kalinya lahiran di Cinere *and for the last time, semoga*

De Langit lahir di RS Puri Cinere, Januari 31st 2011, 11.15 AM, SC by dr. Alfiben, Sp.OG - berat lahir 3,00kg panjangnya 48cm..
Alhamdulillah, walaupun mendadak, semua berjalan lancar, anak & emaknya sehat...
Alhamdulillah....

Dede' Langit...

31 Januari 2011... Jam 11.15 WIB akhirnya anak bungsuku lahir...
Maju lebih dari 3 (tiga) mingguan dari tanggal perkiraan dokter semula, tanggal 25 Februari 2011. Ini niy yang namanya udah ditentukan sama Allah..kita prediksi seperti apapun kalau memang sudah waktunya keluar ya keluar aja yaa...

Jum'at malam udah mulai kontraksi-kontraksi palsu, jaraknya masih lebih dari 1 jam..masih merasa 'ah..emang masih lama ini...'
Tapi mulai hari Sabtu, terutama Sabtu malam, kontraksinya tambah intens... Waktu itu masih bingung sendiri, koq kontraksinya tambah intens lagi. Sabtu aja masih sempet jalan sama anak-anak ke Sency qiqiqiqiq...
Minggu juga masih sempet ke Melawai, waktu nongkrong di Kaliem kontraksinya ilang hahahaha..tau aja dede' bayi klo ngeliatin bling-bling itu asyik...tapi begitu perjalanan pulang, kontraksinya timbul lagi...
Minggu malam kontraksinya per 5-10 menit sekali (?) tambah bingunglah awak...duh duh duh...sakitnya tolong-tolong deh...

Akhirnya Senin pagi, pas jadwalnya kontrol mingguan, sama suster jaga langsung diminta untuk cek jantung, lab, dll...sekalian ngurus berkas-berkas kalo memang dokter minta hari ini juga dede'nya dikeluarin...
Karena kontraksinya intens, akhirnya Dr. Alfiben mutusin buat ngeluarin dede' hari Senin itu juga, beliau khawatir kalau ditunggu lebih lama lagi, dan dede' kluar spontan, akan terjadi robekan rahim (rahimku masih blm kuat untuk lahiran spontan karena jarak dede' ama mba Laras terlalu pendek)

Kaget tentunya, tapi ya Bismillah aja...semoga selamat mama & bayinya... Setelah persiapan yg lumayan cepet, akhirnya aku masuk ruang operasi jam 11.00 wib, 15 menit kemudian dede' udah keluar..kenceng nangisnya.. Alhamdulillah...

Dede' Langit 'hanya' berbobot 3 kg, dengan panjang 48cm... Anak yg paling kecil yg pernah mama kandung. Mas Lintang dl berat lahirnya 4,250 kg sementara Mba Laras 3,350 kg... Tapi alhamdulillah...dede' Langit sehat luar dalam hehehehe...

Langit namanya?
Yups...dengan harapan.. dede' Langit tumbuh menjadi anak yg tak terbatas pengetahuannya, tak terbatas kesabarannya, tak terbatas keingintahuannya, tak terbatas kebaikannya... all in the positive way of course...Seperti langit, bentangan yang tak terbatas kan...
Nama panjangnya Pamungkas Langit Abimantrana... Anak terakhir, yang tak terbatas kemampuannya dlm hal yg positif, yang mendatangkan kebahagiaan bagi kedua orang tuanya... Amien.. Amien...

...menunggu waktu...

Ga terasa, udah bulan Januari di tahun yang berbeda... Kurang dari hitungan 30 hari lagi aku harus pindah tidur ke rumah sakit. Yes, sudah dekat waktunya buat ngelahirin lagi... Heheheh...anak ke tiga kami ceritanya. Produktif...lebih tepatnya terlalu subur...

That's us! Banyak yang bilang berarti itu rejeki kami, alhamdulillah...kami diberi rejeki lagi, dititipin momongan lagi... Mudah-mudahan kami bisa menjalankan tugas yang diberikan kepada kami dengan baik... Amien... Walaupun semua orang tua tahu, anak-anak, selain membawa kebahagiaan buat kami, mereka juga membawa kewajiban dan tanggung jawab yang harus kami emban...

Ga gampang ternyata gedein anak heheheh...banyak hal yang harus disiapkan dan dipenuhi. Ga cuman masalah materi, ga gampang membimbing mereka untuk tumbuh menjadi orang yang bisa beradaptasi dan diterima oleh lingkungannya... But that's the way of life kali yaa... Punya anak-anak juga membuat kami harus belajar dan belajar lagi dalam hidup...

Banyak cerita yang telah kami berdua lalui, me and my husband, timbul tenggelam, sudah senang...sehat sakit...waras ga waras ehehehe..masing-masing cerita hidup kami memperkaya pola pikir kami buat terus menyiasati hidup...

Yang pasti, kami berdua berusaha untuk memberikan yang terbaik buat anak-anak kami... They all we have...our precious angels... Yang lain? Entar-entar dulu kali yaa hahahah...
Buat Mas Lintang, Mba Laras ama De' Langit...semoga Papa Mama bisa menjadi orang tua terbaik buat kalian... We love you all very very much :)

...parkir...parkir...

Tulisan ini udah jadi draft for a while, barusan bisa up date :)

Semenjak hamil lagi *yang merupakan salah satu job desk di rumah hehehe...* aku jadi sering buka detik.com – bukannya karena rajin up date berita, tapi berhubung kondisi pas lagi hamil pasti tergolek tak berdaya, jadinya cuman sanggup buka BB ajah...nothing more than that..

Kemarin July, 27th 2010, ada berita yang tumben bikin seneng... Biasanya isi berita Cuma seputar Ariel – Luna Maya – Cut Tari sama KD – Raul...
Berita tersebut menyebutkan adanya Putusan PK (Peninjauan Kembali) tanggal 21 April 2010 yang dalam bagian amar putusannya menyatakan bahwa ‘setiap penyedia layanan parkir wajib mengganti kendaraan yang hilang dengan sejumlah uang senilai kendaraan yang hilang’. Putusan tersebut dibuat berdasarkan permohonan PK No. 124/PDT/2007 yang diajukan oleh PT. SPI (sebuah perusahaan layanan parkir) melawan Anny R. Gultom sebagai pihak Termohon Peninjauan Kembali. Sengketa tersebut berpangkal dari hilangnya mobil Termohon PK di area parkir yang dikelola oleh PT. SPI.

Sesuai dengan salah satu klausul perjanjian baku yang biasanya tercetak di dalam kertas tanda parkir, yang menyatakan ‘segala kehilangan bukan merupakan tanggung jawab pengelola parkir’, maka PT. SPI menolak bertanggung jawab atas kehilangan yang dialami oleh Termohon PK. Ingin memperjuangkan haknya, Termohon PK, melalui kuasa hukumnya David Tobing mengajukan gugatan terhadap PT. SPI ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Putusan PN Jakpus ternyata memenangkan pihak Penggugat/Anny R. Gultom, yang mana Putusan tersebut juga dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi Jakarta, Putusan Kasasi Mahkamah Agung, hingga Putusan PK tersebut diatas, sehingga mewaibkan PT. SPI mengganti kerugian atas kehilangan yang dialami oleh Termohon PK sebesar Rp. 60.000.000 (enam puluh juta rupiah) sesuai dengan harga mobil yang hilang. (Sayangnya, aku ga bisa nemuin amar putusan tersebut secara lengkap *hiks* padahal pengen tau banget pertimbangan hukumnya... kadang berandai-andai, kapan semua putusan di semua tingkat pengadilan di negeri ini bisa di akses secara on line)

Nice kan? Jadi, dengan adanya putusan PK diatas, rasanya masyarakat akan lebih merasa ‘aman’ ketika memarkir kendaraannya di area parkir yang telah dikelola. Karena ketika kita parkir, mendapat tanda parkir, kita kan juga bayar..ga gratis kan? Bahkan kadang kita dipungut biaya parkir melebihi biaya yang telah ditentukan pemerintah kan? Ya sudahlah, semoga dengan adanya Yurisprudensi ini, kita sebagai konsumen akan lebih terlindungi.

Memang biasanya klausul yang terdapat dalam perjanjian baku ‘dirasa’ merugikan konsumen. Tapi, selama ini ‘kerugian-kerugian’ tersebut dianggap seperti angin lalu dengan berbagai pertimbangan dan pemikiran. Apakah hal ini harus dipikirkan? Apakah harus ada solusinya? Seharusnya IYA.... Oleh siapa? Hehehehe...monggo..mari kita pikirkan bersama...

...cerita lagi...

Mumpung masih lengket di depan laptop, skalian aja curcol...

Ini tentang embak yang kerja di rumah. Knapa lagi say? Gontok-gontokan lagih?
Kagak...ini cerita laen tapi subyeknya masih sama qiqiqiqiq

Si embak berjudul NNK ini ikut kami sekitar setahun...masih baru dia, masih bau toko *halah*
Mei 2009 dianter ke rumah Sawo sama adeku yang paling cantik sedunia *tengkies darl*. Aseli Sragen *southern east of Solo*. Umurnya baru 17 tahun. Sebelumnya udah ngider-ngider kerja di Jakarta, Depok ama mana lagi ya aku lupa...

Nah, sejak awal kerja, as I stated before, kami sekeluarga memperlakukan dia dengan wajar. Bahkan banyak yang bilang terlalu baik. Tapi kayaknya dia ga nyadar, mungkin keenakan jadi lupa lautan hahahaha...
Yang dulunya kerjaannya banyak...jadi sedikit begitu ikut di Sawo...
Yang dulu ga pernah diajak pergi kemana-mana, mendadak jadi advanturer di Sawo...
Yang dulu cuman nerima gaji, mendadak jadi nerima banyak hal lain di Sawo...
Yang dulu jorok banget sekarang udah agak mendingan gara-gara gue neat freak...*mbaaaa ini nodaaaa apaaaa...?*
Yang dulu cupu, berubah jadi kupu di Sawo *ini asli kerjaan gue hakhakhak*
Yang dulu ga ngerti apa itu tempat hang out, berubah jadi peta hidup tempat nongkrong sekaligus petunjuk hidup menu-menu resto di beberapa kota...
Yang dulu ga ngerti fashion samsek, sekarang udah mulai lumayanlah ga malu-maluin diajak kondangan...
Yang dulu ga kenal luxury goods sekarang udah ngerti beberapa klo diajak ngobrol...not bad lah..
Pokoknya berubah banget dese *berubah ke arah positif loh ya*
*halah sombong...timpuk batu aja bak buk bak buuukkk*

Nah, sekitar bulan Januari kemarin, ceritanya dia diajak pulang ke Sragen sama bapaknya.
Awalnya siy bilang kalo mau cari KTP sebentar, tapi ternyata setelah sampe rumah si embak mau dikawinin...
Ceritanya sama jejaka lumayan tua, tapi secara ekonomi lumayanlah menurut ukuran bonyok si embak...
Monggolah klo emang gitu, no problemo...
Tapi seminggu kemudian si embak NNK sms minta balik lagi, mau kerja lagi. Dia ga mau dikawinin..katanya 'mau kerja aja dulu...mau ikut ibu aja dulu...'
I said : 'just don't put me in between...kan ga enak sama bonyoknya...'
Tapi setelah dia nangis-nangis sama emak bapaknya, di kasih ijin juga akhirnya...
Kerja lagilah dia di Sawo...

And then udah hampir 1 bulan ini, aku sering ngimpi dia disuruh kawin, entah itu sama emaknya..atau sama sodaranya...
Karena ngimpiku sering benernya, aku tanya dong si embak.. 'did your parents ask you to go home to marry someone?'
Lah, ternyata bener...katanya emaknya telp dia mau dikawinin sama duda beranak 1.. Dudanya cerai lagi...
I said : 'it's all your choise...' *selama ini kami ga pernah nahan-nahan orang mau pulang atau gimana...* malesnya kalo ditahan malah jadi kerjaannya ga ok kan aku juga yang kena timpuk...
Tapi miss NNK ga mau pulang *ini siy sampe saat ini dia bilang gitu*
Dia bilang 'mosok orang tuaku tega sama aku sih buuuu, mosok aku mau dikawinin sama duda'
And then i said : 'yaaaa mungkin orang tuamu punya pertimbangan tertentu mba, mungkin salah satunya pertimbangan ekonomi...'
Trus jawabannya 'iya bu, katanya udah mapan, punya rumah juga'
dsb dsb...
'tapi aku kan masih pengen kerja sama ibu...masih pengen jalan-jalan' *halah*

Intinya adalah...
  • ternyata, pertimbangan ekonomi itu masih mendominasi pikiran untuk urusan kawin mengkawinkan orang *ya iyalah mosok ayam* bahkan untuk beberapa orang kekuatan ekonomi itu adalah segala-galanya, diatas yang paling atas...terpenting diantara yang penting...
  • ternyata, masih ada beberapa orang yang dalam keadaan tertentu ga rela kebebasannya ditukar dengan kekuatan ekonomi; orang golongan ini biasanya adalah orang idealis, atau orang yang belum ngeh arti nya kekuatan ekonomi qiqiqiqiqi...
  • ternyata, sebaliknya..ada juga yang sangaaaattt amaaattt rela kebebasan pribadinya ditukar dengan kekuatan ekonomi.... Nah ini biasanya dipanggil 'matree looo'
Terlepas dari penting banget atau ga penting banget nya kekuatan ekonomi, memang perkawinan itu pada dasarnya juga menyangkut urusan hati. Bahkan untuk golongan orang seperti hamba ini, urusan hati itu penting banget boookk... Ga ada hati ya ga jalan...!

Buktinya...
aku rela ga kawin sama si pangeran ganteng itu demi hatiku padamu...
aku rela ga naik jaguar karena ga mau kawin sama si smart yg empunya jaguar... aku rela ga diromantisin sama suami gara-gara ga jadi kawin sama pria romantis...
hihihihihi....
Tuh han...lihat betapa beruntungnya dirimu bisa kawin sama aku.... hahahahahahahh *dilempar asbak*

...date codes...

iseng...
siapa tau ada juga yang suka sama tas elpi *ya olooohhhh tas lagi*...

LV bag yang katanya termasuk branded luxury goods itu emang cantik. Ga percaya? Coba aja dilihat irl nya, klo wanita normal pasti bilang 'aduuuhhhh cantiknyaaaa..., aduuuhhh kerennyaaaa...'
Wong belahan jiwaku yang pejantan tulen aja bilang 'cantik...cakepp' ehehehhe..
trus klo ternyata yg ngeliat diem aja gimana? apa ga normal? hohoohohoh..gaklah...mungkin yang diem itu ga suka lv..tapi suka bbag atau chanel atau charles & keith atau suka tas batik atau yang lainnya, atau waktu ngeliat mulutnya lagi penuh makanan jadi ga bisa comment *halah ngeles*

Trus lanjutan ceritanya gimana...?
Di setiap luxury goods kan pasti ada marking nya, entah itu date codes atau hologram sticker atau apalah... Nah, sebagian dari tas LV juga ada...
Banyak juga yang bilang kalo date codes itu bisa nolong kita buat nge authenticated. Yes, sometimes it helps.. Koq sometimes siy mba?
Iya..., sekarang para bajak tas makin lihai...
Yang cetek ilmunya kayak saya ini pasti bisa ditipu dengan mudah... Yang sekarang katanya ada tas pelsong dengan kualitas premium atau super premium atau super duper premium, buat ilmu cetek kayak saya ini ya pasti ga bisa mbedain...katanya miriiiiiippp bin hampir sama kayak aslinya *sedih krn berilmu cetek*
Gimana ga mirip? Para bajak laut itu sengaja beli tas yang authentic and then teared them apart trus dijiplak...mulai dari bahannya, liningnya, hardware nya, logonya, stiching nya dsb dsb...

Kalo saya pribadi, setuju dng statement bahwa date codes sekarang ini rasanya lebih pas buat ngenalin lokasi ama waktu pembuatan aja.
Trus lagian LV juga beberapa kali bikin perubahan tentang date codes nya, saya juga kadang agak bingung ngebacanya...
Baca date codes aja bingung...hahahhaha... *norak*
Dari apa yang saya baca :
  • LV vintage ga punya date codes. Jadi yang dibuat di pre early 80 itu emang ga ada date codes nya.
  • Yang dibuat oleh The French Luggage Company juga ga ada date codes nya.
Tapi tentu saja walaupun ga ada date codes, tetep dong ada 'marking' nya..
Apaan? Browsing aja hehehehe..
Nah ini sedikit kepekan :

  • awal 1980an : ada 3 atau 4 angka date codes. Jadi misal 1234, 12 tahun pembuatan dan 34 bulan pembuatan. Atau 123 dengan 12 tahun pembuatan dan 3 menunjukkan bulan *koq jadi kayak matematika* Misal 8311 = nov 1983 atau 831 = januari 1983
  • akhir 1980an... : 3 atau 4 angka diikuti dengan 2 huruf. Angka tetap menunjukkan waktu pembuatan, sedangkan huruf menunjukkan lokasi pembuatan.Misal 8911AN itu artinya dibuat pada November 89 di Perancis.
  • awal tahun 1990 : 2 huruf diikuti dengan 4 angka dibelakangnya.... Format baru dari yang ada sebelumnya. 2 huruf tetap mewakili tempat produksi. Sedangkan 4 angka dibelakang misal 1908 = 10 (oktober) 98 (th 1998)
  • Januari 2007, formatnya berubah jadi minggu (minggu dalam tahun). Jadi 2 huruf diikuti dengan 4 angka. Huruf tetap menunjukkan tempat pembuatan. Angka dibelakannya misal 0077 = minggu ke 7 dalam tahun 2007...
Nah, lumayan kan buat nge track tahun pembuatan dan lokasinya. Jadi paling ga kita bisa tahu kapan those beauty was made... Soalnya, this branded items could last for years loh... *sumpah*
Kata suami 'barang bagus nyawanya panjang' qiqiqiqi sepanjang apa...

here's ada beberapa letter codes yang menunjukkan lokasi pembuatan bin pabriknya :
  • France : AO, A1, A2, AA, AN, AR, AS, BA, BJ, CT, DU, ET, FL, MB, MI, NO, RA, RI, SD, SL, SN, SF, SR, TH, VI
  • USA : FC, FH, LA, OS, SD
  • Spain : CA, LO, LB, LM, LW
  • Italy : CE, SA
  • Germany : LP
Kalo masalah authentic atau ga nya.. itu para suhu LV yang lebih tahu...tapi ada banyak tutorial mengenali authentic or tidaknya suatu branded goods juga koq...

Just a little advice from me :
  • klo ada pohon duit, lebih baik beli di butik resminya langsung...kan bisa sambil duduk-duduk, ngobrol, nyoba ini itu, dapet paper bag paling ga, klo ga bisa dapet box nya...trus lama-lama bisa diapalin sama SAnya, jadi bisa ngrumpi-ngrumpi sama SAnya...
  • klo pohon duitnya blm berbuah, mending nabung, trus beli deh di butik resminya...
  • klo pohon duitnya baru ditanam, bisa beli new or 2nd di reseller, biasanya harganya lebih bersahabat dengan kantong, just find trusted & recommended source.
  • apalagi klo bisa PO dari luar, harganya selisih banget sama harga di Indo...
itu semua balik lagi sama kita masing-masing...
klo maunya yang abal-abal pegimane? ya terserah...hehehehehe...itu kan hak masing-masing orang...tapi awas loh, ada beberapa butik resmi yang SA nya suka bisik-bisik ' maaf, anda diminta keluar' kalo kita pake tas yang abal-abal pas di butiknya..
oh nooo....maluuu :(

...Hyatt Regency Yogyakarta...

Just click http://yogyakarta.regency.hyatt.com
Alamatnya ada di Jl. Palagan Tentara Pelajar (deket Monumen Jogja Kembali)
Tel: +62 274 86 9123 Fax: +62 274 86 9588
Email: yogyakarta.regency@hyatt.com

...seneng sama hotel ini...
Bukan cuman karena bagus aja, tapi mostly karena punya buanyaaaaakkkk pohon... *me like trees so much, tapi anehnya benci banget sama ulet bulu hiiiyyy*
Letaknya ada disebelah utara kota Jogja, jadi kita bisa ngeliat Gunung Merapi *holaaa mbah Maridjan lagiii...*
Landscape hotelnya superb mak.. *drolling over those 24 hectares beautiful landscape*
Ah dari tadi muji-muji mulu *kayak orang jatuh cinta aja semua tampak menawan...qiqiqiqi*

Let's begin scoriiiing... :

Room : 8,99/10 *hah koq nanggung...iya biar asik aja hahahahah*
Kamarnya of korrrsss nyaman, comfy...ditambah view nya yg ok punya. Top! Banyak pilihan kamar disini, dari yg guess room sampai yg suites dng view merapi.
Bathroomnya bersih, nyaman buat berlama-lama mandi...
Perlengkapannya ga usah ditanyakan lagi, beres pokoknya...

Dining : 8/10 menunya asian, western & Indonesian...tersedia outdoor dining juga (yang bawa anak-anak biasanya suka makan outdoor, kan?)
How about the taste? Not bad at all...

Activities : 9/10 lengkap mas... Ada kolam renang pastinya, trus health club & spa buat para orang tua, trus yang suka golf ada golf course nya, ada tennis courts nya...
Kalo males ngapa-ngapain ya bisa jalan-jalan di sekitar hotel aja :)

If You wanna know the review of this hotel, please do check their web, they have a very informative...